Tuesday, December 3, 2013

Pesan Investasi dari Seminar Lo Kheng Hong

Dear investor, berikut ini adalah rekaman suara Bapak Lo Kheng Hong ketika beliau mengisi seminar di acara Investor Summit & Capital Market Expo 2013 di Jakarta, hari Kamis tanggal 28 September 2013 kemarin. Tidak banyak yang ia sampaikan dalam kesempatan seminar tersebut, namun penulis kira apa yang beliau sampaikan tetap bermanfaat khususnya bagi kita semua para investor di pasar saham. Oke, langsung saja.

Secara umum, berikut adalah beberapa poin yang disampaikan oleh Pak LKH
  1. Pilihlah saham yang bisnisnya sederhana dan mudah, namun memiliki fundamental bagus. Sebagai contoh saham Charoen Pokphand Indonesia (CPIN). Saya (LKH) membeli sahamnya pada harga 400 (harga sebelum stocksplit), sehingga kemudian meraup keuntungan sekitar 6,000% dalam waktu 3 (atau 4) tahun.
  2. Anda mau coba invest dimanapun, apakah itu deposito, emas, properti, tapi tidak ada satupun diantaranya yang mampu menghasilkan keuntungan sebesar keuntungan yang dihasilkan dari investasi di saham. Saya menjadi kaya karena 100% hanya berinvestasi di saham, dan juga nggak ada pekerjaan lain.
  3. Seluruh produk-produk dari perusahaan publik (perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di bursa), mulai dari pasta gigi pepsodent hingga restoran KFC, semuanya sangat bermanfaat terhadap kehidupan sehari-hari orang banyak, sehingga dengan berinvestasi di pasar saham maka kita turut memajukan perekonomian nasional.
  4. Sebagian besar waktu saya digunakan untuk membaca, membaca, dan membaca. Saya nggak suka kemana-mana (kecuali keluar negeri sekalian), melainkan duduk aja di taman kecil di rumah, untuk membaca, mulai dari membaca laporan keuangan, berita-berita perusahaan, dan lain-lain yang berhubungan dengan emiten dan saham. Buffett juga kerjaannya begitu: Membaca, bahkan hingga usianya 80-an seperti sekarang, ia masih menghabiskan 6 jam sehari untuk membaca.
  5. Belilah saham yang harganya lebih rendah dibanding nilai intrinsiknya. Menghitung nilai intrinsik memang agak rumit, tapi itu bisa dipelajari.
Okay, kurang lebih gitu aja, selamat mendengarkan, semoga bermanfaat!

Sumber: Teguh Hidayat

No comments:

Post a Comment