Thursday, October 10, 2013

CIC SWAP BUMI by John Petel 11 Oktober 2013



Tanpa diduga CIC mau melakukan swap hutangnya ke saham BUMI. Mungkin ada yang bertanya apakah mereka institusi sebesar itu bertindak gegabah? Yuks mari kita lihat satu persatu deret ceritanya karena tanpa deret cerita ini maka kita bisa salah kaprah dalam mengambil keputusan investasi kedepannya. Saya akan sekilas mempermudah dengan bahasa awam agar anda dapat mengikutinya dng lebih sederhana untuk menarik pelajaran yang sangat berharga dari kasus ini :

·         Pertama CIC itu memberikan hutang kepada BUMI sejumlah USD 1,9 Milyar dengan IRR sebesar 19% semenjak tahun 2009 dengan masa kontrak selama 6 tahun dan pembayaran dimulai di tahun ke empat, lima, dan enam.
·         Menarik dibahas karena hutang BUMI ke CIC sebenarnya hanya berbunga 12% pertahun tetapi punya IRR sebesar 19% pertahun. Ini berarti BUMI menerima hutang tidak 100% tetapi hanya 93% dari nilai pinjaman. Jadi sudah ada biaya komisi atau provisi 7% untuk perbankan dalam situasi ini.
·         Selanjutnya saya akan pakai IRR sebesar 19%. Hitungan kasar saja dari bunga 19% pertahun maka dalam tempo 4 tahun terakhir CIC telah menerima bunga sebesar 76% dari pokok (19% x 4 tahun).
·         Dengan hitungan reinvestment atau bunga berbunga (CAGR) dimana bunga tersebut ditaruh lagi di instrumen hutang obligasi USD aman bebas resiko maka itu berarti CIC selama 4 tahun terakhir sudah mendapatkan hampir 100% dari nilai pokok hutang. Jadi nilai uang USD 1,9 Milyar sudah menjadi USD 3,8 Milyar within 4 years. Not a bad business for CIC dan itu semua dalam USD.
·         Kemudian ketika mau jatuh tempo yang tahun kelima dan keenam maka CIC pun melihat uang di kas BUMI Cuma ada USD 90 juta .... whaaat the hell ??? (tentu dalam bahasa mandarin hehehe). Melihat gelagat default maka sebagai bankir yang sehat CIC akan menghitung ulang posisi portofolio hutang mereka di Bakrie dan required return dari Investment policy CIC itu sendiri.
·         Maka muncullah ide swap saham dengan aset paling bagus dari BUMI yaitu KPC dan IPC. Niali yang di swap ke hutang ada hitung-hitungannya dan masih ada sisa hutang yang belum mau dibuka ke publik.
·         Let say atas investment di BUMI CIC hanya bakan berhasil tagih uang hutangnya di bumi sebesar 50% dari USD 1,9 Milyar atau sekitar USD 850 juta. Maka itu hanya akan mengurangi profit mereka saja karena sebelumnya dari reinvestment policy atas bunga mereka sudah dapat hampir USD 1,9 Milyar selama 4 tahun terakhir.
·         Jadi CIC dalam buku bankirnya akan bilang USD 1,9 Milyar generate return USD 850 juta within 4 years. Atau sekitar 15% p.a return CAGR untuk CIC.
·         Jadi CIC reletif mendapatkan saham di dalam BUMI pada harga Rp 0 ..... istilah kata mau buang di berapapun dia udah profit hehehe
·         Absolutely  not A Bad BUSINESSS untuk para bankir CIC.

Pelajaran yang dapat ditempuh dari kasus CIC adalah : Jika anda mau beli saham speekulasi maka pastikan dana yang anda gunakan adalah danga hasil profit dan bukan dana modal utama. BUAAAHAAAYAA kalo pake modal !!!

No comments:

Post a Comment