Monday, September 16, 2013

Ciri-Ciri Investor Saham Yang Sukses

Ada banyak nama investor yang sukses di pasar saham, sebut saja Warren Buffett, Peter Lynch, Jack Bogle, atau Philip Fisher. Mereka memiliki strategi tersendiri, metode, dan teknik untuk mencapai kesuksesannya masing-masing. Meskipun memiliki banyak perbedaan, semua investor yang sukses memiliki persamaan sifat atau ciri-ciri yang benar-benar membuat mereka berhasil. Berikut adalah ciri-ciri investor saham yang sukses. Apakah Anda memilikinya?
1. MEMILIKI STRATEGI INVESTASI
Setiap investor yang sukses dari waktu ke waktu mengembangkan strategi investasi didefinisikan dengan baik. Mereka tetap berpegang pada strategi ini dari waktu ke waktu. Strategi investasi bagi setiap orang tidak harus sama. Sementara beberapa investor sukses menerapkan strategi diversifikasi portofolio, yang lain seperti Warren Buffett mengikuti strategi portofolio yang cenderung fokus. Ada yang menggunakan income investing, growth investing atau value investing. Ada pula yang menggunakan gabungan berbagai strategi tersebut. Setiap investor berhak untuk memilih gaya berinvestasi masing-masing. Tidak peduli jenis strategi yang Anda gunakan, pastikan Anda tahu apa yang dilakukan.
I try to buy stock in businesses that are so wonderful that an idiot can run them. Because sooner or later, one will." – Warren Buffett

2. DISIPLIN
Investor sukses selalu disiplin pada aturan, strategi dan prinsip-prinsip investasi mereka sendiri. Investor profesional tahu bahwa dibutuhkan banyak disiplin untuk tetap berpegang pada strategi investasi yang sudah ditetapkan, di tengah banyak gangguan dari berita, bisikan, atau rumor.
My two rules of investing: Rule one – never lose money. Rule two – never forget rule one.” – Warren Buffett

3. SABAR
Investor sukses sangat sabar. Ketika mereka membuat strategi investasi, mereka siap untuk menunggu untuk memastikan rencana mereka terwujud. Mereka mengambil kesempatan dari fluktuasi pasar, dan mereka berencana untuk bertahan selama mungkin.
I never attempt to make money on the stock market. I buy on assumption they could close the market the next day and not re-open it for five years.” – Warren Buffett

4. FOKUS PADA JANGKA PANJANG
Investor sukses mengabaikan fluktuasi jangka pendek di pasar. Investor sukses tidak terjebak dalam fluktuasi pasar sehari-hari. Mereka justru memanfaatkan fluktuasi di pasar saham untuk mendapatkan harga saham yang murah. Selama sebuah perusahaan terus bertumbuh laba dan penjualannya, investor sukses cenderung mendekap sahamnya selama mungkin. Mereka hanya menjual, jika perkembangan perusahaan sudah tidak sesuai dengan strategi investasinya.
"Our favorite holding period is forever." - Warren Buffett

5. KONTROL EMOSI YANG KUAT
Setiap investor sejati tahu bahwa pasar didorong oleh sentimen, yaitu ketakutan dan keserakahan. Investor sukses memiliki kontrol kuat atas emosi ini. Mereka tidak mengizinkan saran dari pakar investasi atau penasihat keuangan mempengaruhi pilihan mereka atau metode investasi. Mereka tidak meninggalkan strategi investasi mereka hanya karena harga sahamnya turun. Mereka juga tidak menjadi eforia ketika sahamnya naik.
"Be fearful when others are greedy. Be greedy when others are fearful." - Warren Buffet

6. MENGELOLA RISIKO
Setiap investor sukses memahami bahwa berinvestasi selalu mengandung risiko. Tapi mereka bisa mengelola risiko tersebut. Seorang investor profesional akan selalu berinvestasi dengan manajemen risiko terukur.
Risk comes from not knowing what you are doing.” – Warren Buffett

7. REALISTIS
Investor sukses memiliki pandangan yang realistis tentang investasi. Investor sukses memahami bahwa mereka tidak akan kaya secara instan. Namun, pandangan realistis tanpa keserakahan yang berlebihan akan memberikan pikiran yang jernih untuk berinvestasi dengan benar.
"I don’t look to jump over 7-foot bars: I look around for 1-foot bars that I can step over." - Warren Buffett

8. BELAJAR DARI KESALAHAN
Anda tidak pernah bisa menjadi seorang investor yang sukses tanpa membuat beberapa kesalahan investasi. Investor sukses membuat kesalahan tetapi mereka tidak berkecil hati oleh kesalahan-kesalahan tersebut. Mereka tahu kesalahan adalah bagian dari proses untuk menjadi investor yang lebih baik. Bahkan Warren Buffett pun melakukan berbagai kesalahan dalam investasi. Investor sukses melihat kesalahan sebagai kesempatan untuk belajar sesuatu yang baru. Investor sukses memaafkan dirinya sendiri dan bergerak maju.
Only those who are asleep make no mistakes.” – Ingvar Kamprad

9. PEMBELAJAR
Karakteristik investor yang sukses adalah bahwa mereka adalah pembelajar. Mereka menghabiskan lebih banyak waktu belajar dari investor kebanyakan. Investor sukses tahu bahwa cangkir pengetahuan mereka selalu setengah kosong, sehingga mereka selalu menjaga pikiran mereka terbuka, selalu siap untuk belajar. Mereka membaca buku-buku, jurnal, majalah dan juga media lain mulai dari investasi sampai untuk pengembangan pribadi.

The rich invest in time, the poor invest in money.” – Warren Buffett

10. GAYA HIDUP SEDERHANA
Berbeda dari pandangan kebanyakan orang, investor saham yang sukses biasanya malah tidak dikenal publik. Mereka hidup tidak bermewah-mewah. Sederhana. Bahkan Warren Buffett yang sukses besar dan dikenal luas oleh publik pun hidup sederhana. Ia tidak tinggal di kota besar, setelah sukses pun ia masih hidup di rumah kecil yang sama dengan 3 kamar tidur di pertengahan kota Omaha, yang ia beli setelah ia menikah beberapa puluh tahun yang lalu. Dia mengendarai mobilnya sendiri di mana-mana dan tidak memiliki sopir atau orang-orang keamanan di sekelilingnya. Dia tidak pernah bepergian dengan pesawat jet pribadi, walaupun ia memiliki perusahaan jet pribadi terbesar di dunia. Investor saham yang sukses tidak menghamburkan uang yang dimilikinya, ia memilih untuk menginvestasikannya kembali. Mereka memahami benar nilai uang. Boleh dibilang, gaya hidup investor yang sukses adalah "Saving & Investing".
"Price is what you pay. Value is what you get." - Warren Buffett
 
11. FOKUS PADA BIDANGNYA
Investor sukses fokus pada bidang mereka. Mereka mengambil satu langkah setiap waktu, tetapi tidak berpindah ke bidang lain. Kebanyakan investor sukses menikmati hasilnya setelah waktu lama. Bertahun-tahun mereka konsisten pada bidangnya. Warren Buffett fokus pada saham, ia tidak berpindah menjadi investor emas, komoditas atau real estate. Mungkin saja ada investor serba bisa, tetapi kebanyakan orang hanya sukses di satu bidang tertentu.
The men who have succeeded are men who have chosen one line and stuck to it.” – Andrew Carnegie

12. MEMILIKI PASSION
Mengapa Anda menjadi seorang investor saham? Jawaban atas pertanyaan ini akan menentukan apakah Anda akan berhasil dalam dunia investasi atau tidak. Semuanya berawal dari passion, minat dan cinta yang dalam pada investasi saham. Kemudian belajar dan berusaha dengan keras. Passion seperti energi yang tak pernah habis, membantu Anda menekuni pasar saham lebih giat lagi. Tanpa passion yang kuat pada investasi saham, Anda hanya akan berhenti di tengah jalan. Tujuan investasi Anda kemungkinan tidak tercapai.
"A flower cannot blossom without sunshine, nor a garden without love." - Chinese proverb

No comments:

Post a Comment