Wednesday, January 4, 2012

Perkiraan biaya berkebun karet per satu ha

Meskipun perkiraan biaya sangat tergantung oleh beberapa hal, seperti; dimana, kapan, situasi dan kondisi lainnya.

Berikut ini rincian biaya yang harus dikeluarkan:



Saya berharap/menghayalkan hasilnya apabila sudah panen., mudah-mudahan tidak berlebihan…,

Kalau saja satu pohonnya menghasilkan 2 ons, dan dari 650 pohon yang bisa disadap hanya 400 pohon saja, berarti: 2 ons x 400 pohon = 800 ons (80 kg) @ Rp 7.500 (harga sekarang Rp 9.000) maka hasil perhari adalah : 80 kg x Rp 7.500,- = Rp 600.000,- karena disarankan menyadapnya sehari sadap-sehari tidak, maka dalam satu bulan berarti 15 hari, jadi saya bergaji dalam satu bulan adalah; 15 hari x Rp 600.000,- = Rp 9.000.000,- wauuuu banyak bangat.. dibandingkan dengan gaji Sarjana Komputer (IT lagi) masa kerja NOL tahun, dengan jumlah jam kerja 8 jam per hari “hanya” Rp 4.000.000,- apalagi dibandingkan dengan gaji pegawai negeri GOL III masa kerja NOL tahun, tidak lebih dari Rp 2.000.000,- pada hal nyadap karet satu hectare hanya memakan waktu maksimal 3 jam.., dan lebih nikmatnya lagi tidak kena macet.

Supaya kelihatan jangan terlalu tinggi menghayalnya, bagaimana kalau saya turunkan lagi hasil per pohonya dari 2 ons menjadi 1 ons, (pada hal tukang bibit menjanjikan hasilnya 3 ons per pohon lho.) Berarti dari 1 ha karet dapat menghasilkan Rp 4.500.000,-/bulan., Pulang kampung aja yuuk!









Bacaan Karet di Google :
http://www.ipard.com/art_perkebunan
http://migroplus.com (tentang buku Petunjuk Lengkap Budidaya Karet)
http://erlanardianarismansyah.file.worpress.com
http://ichwanpriyanto.wordpress.com

No comments:

Post a Comment