Sunday, October 2, 2011

Gado Gado Senin, 03 Oktober 2011


INDEKS 2500 kejadian nih...resesi order manggung juga sepi...hmmm

The J.P. Morgan View: Still too many banana peelsClick here for the full Note and disclosures.
• Economics –– Further cuts to growth forecasts, this time in Japan and EM Europe. US Q3 is tracking a 1.5% pace. We retain the view that Europe is sliding into recession.• Portfolio strategy –– Riskier markets are trying to rebound as many active managers are short. We find it too early to go long risk, as there remain too many banana peels in front of us, on which risk assets can slip.• Fixed Income –– Falling growth projections remain bullish for bonds.• Equities –– 2012 Eurostoxx50 dividends provide an attractive return to risk• Credit –– EU recession forecasts justify staying defensive.• Foreign exchange –– Be long JPY vs EUR and GBP. On the USD, we prefer to buy it against NOK.• Commodi

Banderol minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) terpuruk ke posisi terendah sepanjang tahun 2011. Menutup pekan lalu, minyak WTI untuk pengiriman November 2011 di bursa New York terjatuh di harga US$ 79,2 per barrel. Sementara minyak jenis Brent tergerus 1,1% ke posisi US$ 102,76 per barrel.

Data perekonomian negara-negara berukuran ekonomi besar telah mengecewakan pasar. Indeks pembelian manajer atau purchashing manager index (PMI) di China turun tiga bulan berturut-turut. Di saat yang sama, penjualan ritel di Jerman juga menurun.

Sementara belanja konsumen di Amerika Serikat melambat. "Kita mendapati data-data ekonomi yang mengecewakan," kata Gene McGillian, analis dan broker Tradition Energy AS, seperti dikutip Bloomberg, Sabtu (1/10).
desy.erawati: Sinyal pelambatan ekonomi di China dan AS otomatis memukul harga komoditas energi ini. Pasalnya, dua negara besar tersebut saat ini tercatat sebagai konsumen minyak terbesar di dunia. "Ada risiko pelemahan permintaan China," kata Eugen Weinberg, Head of Commodities Research Commerzbank AG Frankfurt.

Cnbc : hedge fund short selling on hk market
*DJ Indofood Sukses Target Raised To IDR6330 Vs IDR4500 By Citigroup
*DJ Bank Danamon Target Cut To IDR4600 Vs IDR5300 By Citigroup
*DJ Bank Mandiri Target Cut To IDR7750 Vs IDR9100 By Citigroup
*DJ Bank Negara Target Cut To IDR4050 Vs IDR4700 By Citigroup

Prediksi: VIX +10.61%, EIDO -5.59% dan Rupiah pagi ini melemah ke 8950 sepertinya cukup memberikan alasan untuk menjual hari ini. Berita baik yang ditunggu-tunggu dari Eropa sepertinya belum juga datang.

CDS +6.95% level 304.66 bps, Dow Fut -16 poin, NKI Fut -170 poin sementara pagi ini bursa Asia dibuka melemah cukup tajam: NKI -1.94%, HSI -2.35%, ASX -1.65%, KLCI -0.70%, FSSTI -1.43% sementara bursa China libur selama seminggu. Dow Jones kemarin ditutup di level 10913.38, -240.60 poin atau -2.16% mengakhiri salah satu kwartal terburuk sejak 2008 dengan koreksi sekitar 12% qoq atau 5% ytd. HP, Alcoa dan JPMorgan memimpin koreksi kemarin karena kekhawatiran permintaan China mulai menurun. Rumor mulai turunnya angka turis ke Macao membuat koreksi tajam pada saham Wynn Resorts.

Rumor mulai turunnya angka turis ke Macao membuat koreksi tajam pada saham Wynn Resorts. Ekonomi US diprediksi masih lemah meskipun suku bunga dan harga komoditas sudah sangat rendah. BOA turun 3.6% setelah Warren Buffett mengatakan bahwa masalah di bank tersebut akan lebih buruk dari perkiraan. Semakin lama masalah Eropa berlarut-larut, market sepertinya semakin cemas.

Inflasi Sep11 diprediksi sebesar 4.86% yoy, +0.50% mom dengan core inflation 4.96%

Sampai penutupan jumat (30 September). Pertumbuhan index kita adalah sebesar -2.3% dalam USD term. Indeks kita masih yang terbaik di Asia.

YTD % (US$)
HongKong-23.8
India-28.4
Taiwan-19.9
Singapore-17.5
China-12.6
Japan-9.1
Korea-17.4
Thailand-14.9
Malaysia-12.5
Philippines-4.9
Indonesia-2.3 (itu mungkin salah satu alasan kenapa ihsg masih dihajar terus...)

No comments:

Post a Comment