Tuesday, September 20, 2011

IDX Update: Kemana Arah IHSG Di Kwartal Terakhir 2011?

"Seberapa jauhkah koreksi yang akan terjadi di IHSG?" Demikian kurang lebih beberapa pertanyaan yang masuk ke inbox saya sejak kemarin. Jawaban saya: Saya tidak tahu dan sudah semestinya tidak ada yang tahu karena kita semua masih manusia.

Yang bisa dilakukan adalah melakukan prediksi melalui berbagai metode analisa yang tersedia. Semakin canggih metode yang digunakan dan semakin beragam variable yang disertakan maka akurasi prediksi semakin baik.

Namun, melemahnya IDR ke level 9,000 perlu disikapi dengan bijaksana, minimal dengan mengesampingkan kemungkinan terjadinya lonjakan indeks yang tinggi sampai dengan akhir 2011. Apalagi kondisi global market masih berada dalam turbulensi yang tinggi.

Berikut ini dapat dilihat komparasi antara IHSG dengan beberapa bursa di Asia selama 2011 (YTD). Negara dimana bursa tersebut berada, tidak mengalami krisis ekonomi bahkan dua diantaranya adalah bagian dari BRIC. Saya pribadi lebih suka mengatakan tiga diantaranya adalah bagian dari BRICI - the best emerging economies.

Dari chart terlihat bahwa hanya IHSG yang saat ini masih mengalami pertumbuhan positif di 2011 (YTD). Sedangkan lainnya berada di level pertumbuhan negatif.

Pertanyaan: Apakah terdapat kecenderungan penurunan IHSG (sebagai akibat risk reduction dari berbagai fund manager) sehingga gap pertumbuhan di antara bursa-bursa tersebut tidak terlalu jauh? Atau tidak terdapat korelasi di antara bursa tersebut?

Chart berikut adalah posisi USD IDR di 2011 (YTD). Di January ketika IDR berada di atas 9,000 maka IHSG mengalami koreksi negatif yang kemudian meningkat seiring dengan penguatan IDR mulai awal February.

Pertanyaan: Apakah kondisi IHSG akan mengalami koreksi sehingga mengalami posisi relatif yang mendekati pola di January lalu? Dengan tekanan dari global market dan pelemahan IDR, apakah akan terjadi koreksi ganda?

Semoga dari paparan singkat ini dapat memberikan tambahan masukan baik bagi pembaca yang berprofesi sebagai trader maupun yang berprofesi sebagai investor di bursa tercinta kita IDX.

Sumber : Socrates Rudy Sirait PhD.

No comments:

Post a Comment