Wednesday, September 7, 2011

Gado Gado Kamis, 8 September 2011

Today Pengumuman BI Rate, Peluang buat banking dan property

Salam Winner,

IHSG ditutup pada level 40001.433, naik 111.462 points (+2.87%), dengan total value transaksi sebesar 6.5 trilyun, dimana asing net buy sebesar 346 milyard.

Dow : 11,414.86 +275.56 +2.47%
Nasdaq : 2,548.94 +75.11 +3.04%
Nikel : 21685 21885 +1110
Timah : 24325 24475 +550
CPO : RM3042 ▲57 ▲1.91% US $1019
OIL : 90.11 +4.09 +4.75%
GOLD : 1,816.50 -53.40 -2.86%

Berikut Tabel Market Detailnya:
Tip trading buat hari Kamis, tanggal 8 September 2011 :
1. Kemarin Eropa naik sekitar 3-4%, sedangkan Dow Jones subuh ini ditutup naik sekitar 2.5%, dan Nasdaq naik sekitar 3%.
2. Harga Gold future langsung jatuh dari level 1880 longsur ke level 1817 atau turun sekitar 3,3%.
3. Harga minyak naik tinggi dari 86 usd hingga kini sekitar 90 usd kembali.
4. Pada Kamis tgl 8 Sept ini Obama akan ber’pidato untuk menyampaikan usulan peningkatan lapangan pekerjaan, sehingga menjadi katalis pergerakan seluruh bursa di belahan dunia, disamping itu Yunani harus melunasi sebagian hutang nya pada tanggal 15 Sept 2011 ini.
5. Oleh karena itu penentuannya ada pada tanggal 8 Sept dan tanggal 15 Sept 2011 ini.
6. Jika Pidato Obama mendapat sambutan positif, maka IHSG masih berpeluang rally sampai lewat hari Jumat ini, sebaliknya siap-siap profit taking jika market menyambut negative.
7. Seperti judul blog kemarin, bahwa IHSG akan rebou nd dengan katalis harga emas turun dan harga oil naik ternyata menjadi kenyataan, oleh karena itu yang menjadi sasaran para investor/trader adalah hampir seluruh saham coal terbang, terutama pada saham HRUM dan ITMG.
8. Sedangkan saham banking kemarin cukup stagna n, rupanya Asing ingin terlebih dulu menanti keluarnya BI-Rate yang hari ini akan diumumkan, namun karena menjelang sore local masuk duluan, sehingga akhirnya asing’pun tidak mau ketinggalan, namun sector finance belum naik setinggi saham coal.
9. Apabila hari ini penguman BI-Rate masih bertahan pada level 6.75%, maka membuka peluang saham banking dan property untuk rally kembali.
10. Saham pilihan masih tetap ASII, dismaping sa ham coal dengan juaranya HRUM dan ITMG, selain itu menanti BI-rate, saham banking tetap BBRI dan BMRI, serta akan diikuti oleh saham property.
11. Seperti yang berulang saya katakan, ketika saham coal, banking dan Astra group terbang, maka IHSG tidak akan tertahan lagi serta sem ua saham akan ikut berpesta pora kembali, namun harus ingat kewaspadaan jangan dilupakan.

Happy-hapy aja deh buat semuanya…

Chart yang saya tampilkan hanya mewakili beberapa sektor saja yaitu Astra group ASII, Banking BBRI dan BMRI, dan Coal BORN.
Namun pilihan lain tentu saja sangat banyak sekali.

ASII :
Saham ini memang indikator IHSG.
MA5 golden cross MA20 dan MA50 bersamaan.
Stochastic golden cross.
MACD golden cross.
Berarti ada 4 indicattor golden cross.
Voluma juga oke
Asing net buy lumayan besar pada saham ini.
Open gap up lagi.
S : 70.500... 70.000, R : 72.250... 72.750.

BMRI :
Saham ini akan rally menanti keluarnya BI-rate.
Naik baru hari ke-1.
MA200 berhasil menjaga kuat saham ini.
Stochastic golden cross.
MACD nampak akan menyusul golden cross.
Ada gap pada level 7550-7500.
Target sesuai fibo : 7250... 7400... 7600.
S : 7000... 6900, R : 7250... 7350.


BBRI :
Banking semanti BI-rate.
Stochastic memperlihatkan strong up trend.
MACD berhasil golden cross
Demikian juga MA5 golden cross MA20 dan MA50 sekaligus.
Volume mudah2an bisa gede bila telah diumumkan BI-rate.
S : 6650... 6600, R : 6950... 7050.

BORN :
Ada gap pada level 1350-1400,
Saham ini berpeluang mengikuti ITMG dan HRUM.
Stochastic dan MACD golden cross bersamaan.
Close diatas MA5 dan MA20,
Namun hati-hati saham ini masih dalam kondisi do wn trend
Kecuali mampu bertahan diatas 1400an kembali.
Sebuah riset asing membuat target BORN 1750.
Tembus 1350 maka target selanjutnya adalah 1460.
S : 1250... 1230, R : 1330... 1360.


maintain keep apic, mncn..avg up mncn 1100....

good chart jsmr, cmnp, star, apic, mncn, ggrm.....

DOW JONES NEWSWIRES

TPG has signed an unusual share-swap deal with Indonesian buy-out group Northstar Pacific, to improve the U.S. private equity firm's access to Southeast Asia, the Financial Times reported Wednesday.
The deal stipulates that Northstar will take a stake of less than 5% in TPG, which will then get a 10-20% interest in the Indonesian company, the newspaper reported.

No comments:

Post a Comment