Monday, August 22, 2011

Gado Gado Selasa, 23 Agustus 2011

Harga minyak dunia mulai membaik, berada pada level 84 usd.

Salam Winner,
IHSG ditutup pada level 3839.616, turun 3.132 points (-0.08%), dengan total value transaksi sebesar 5 trilyun dimana asing net sell sebesar 684.9 trilyun rupiah.

Dow : 10,854.65 +37.00 +0.34%
Nasdaq : 2,345.38 +3.54 +0.15%
Nikel : 20675 20875 -430
Timah : 22550 22750 -150
CPO : RM3022 ▲19 ▲0.63% US $1017
OIL : 84.10 +1.84 +2.24%

Berikut Tabel Market Detailnya:


Tip trading buat hari ini, Selasa tanggal 23 Agustus 2011 :
1. Dow semalam dibuka sempat naik diatas 1%, namun tutup hanya naik sekitar 0.34%, berarti kekuatan bull masih relative lemah dibandingkan kekuatan bear.
2. Saya lebih suka dibuka merah/turun, tetapi ditutup posisi naik, sehingga candle berbentuk hammer, melambangkan posisi reversal, seperti IHSG kemarin dibuka turun tajam, tetapi mendekati penutupan ditutup mendakati open.
3. Namun secara overall belum disebut aman, kenaikan tidak disertai oleh volume, asing net sell masih tinggi sebesar 680 milyard rupiah, saham ASII yang berhasil tutup naik adalah karena Bandar memberikan peluang kepada saham ASII agar trader local terpancing untuk membeli, sedangkan asing menjual sambil mundur. So harga yang asing jual menjadi lebih bagus bukan?
4. Namun buat para scalper/trading cepat, trader apapun, adalah sah-sah saja, sepanjang bisa membaca strateginya dan disiplin.
5. Setelah hari Jumat group Astra dipukul turun, kemarin yang mendapat giliran adalah saham-saham banking BMRI, BBRI, BBNI, BBCA + terutama saham BUMI.
6. Saham pilihan dari table entry yang boleh diperhatikan adalah : INDF, GGRM, JSMR, CMNP, KLBF.
7. Sedangkan small cap’nya adalah : SDRA, SMSM, MAIN, TBLA, ASRI, ENRG, MDLN, APIC.
8. Saham ASII memang naik turun cukup volatile, dan banyak penggemarnya, namun bagi saya tidak menarik, karena naik 300 rupiah saja belum untung, untuk trader yang bermain cepat saya tetap lebih contong memilih saham-saham yang naik 1 poin saja sudah untung atau tidak rugi, yaitu yang dengan fraksi 1, 5, 10, 25.
10. Fraksi Rp.1, yang harganya antara 60-200, contoh SIPD, ENRG. dlsb
11. Fraksi Rp. 5,- yang harganya sekitar 200-300. Contoh ASRI, MDLN, SSIA, APIC dlsb.
12. Fraksi Rp. 10 yang harganya Rp. 500-600, contoh POLY, TBLA, dlsb.
13. Fraksi Rp. 25 yang harganya sekitar 2000an. Contoh CPIN, CMNP.
14. Sebagai contoh, CPIN misal beli di 2525 jual di 2600 saja keuntungannya (bila dipotong fee 0.19-0.29, maka mendapat laba 2.48%) jauh lebih besar dibandingkan ASII misal beli di 67.000 jual di 68000 ( bila dipotong fee 0.19-0.29, maka mendapat laba 1.01%).
15. Yang sedikit melegakan adalah harga minyak yang telah kembali naik sekitar 84 usd, sedangkan harga nikel dan timah masih turun, hanya harga "EMAS" kembali break all time new high, sempat mendakati 2000 USD/troy ons yaitu pada level 1910 usd.
16. Ada yang menanakan mengenai trading EMAS, namun saya perlu membahasnya dengan hati-hati sekali, karena bermain future sangat berbahaya, harga EMAS sudah mendekati 2000 USD, kemungkinan up side mulai terbatas, tidak mungkin dalam 1-2 hari ini bisa ke level 2000 usd, namun yang ada adalah volatile / berfluktuasi tinggi, sehingga bagi pemain future gold sangat menguntungkan sekali, dengan syarat mempunyai waktu, cukup menguasai TA terutama candlestic dan berjiwa scalper, dan saat ini tidak cocok untuk buy and hold.

Happy trading dan semoga beruntung…

Keraguan, itu yang terjadi di Wall Street semalam. Dow masih mampu naik tipis bukan karena dominasi investor yang percaya adanya 'glimmer of hope', namun lebih karena energi seller yang mulai terkuras. Mulanya, pasar terimbas sentimen positif dari jatuhnya kota Tripoli yang menandai akhir rezim Khadafi. Harga minyak sedikit turun, namun kembali stabil setelah menyadari bahwa butuh waktu lama, setidaknya 18 bulan, untuk mengembalikan produksi minyak Libya ke level pra krisis.

Investor menginginkan kepastian apakah Amerika akan kembali resesi atau tidak. Sampai hal itu diketahui, investor belum akan kembali ke Wall Street. Di Main Street, setiap sendi perekonomian dan bisnis berjuang menghadapi krisis kepercayaan akibat terbentuknya opini di Wall Street yang mengarah ke resesi. Jika ....
Jika opini pelaku ekonomi telah semuanya pesimistis, maka hal itu hanya akan memperparah keadaan. Ekspansi usaha ditunda atau dibatalkan, layoff pegawai bertambah, dan sebagainya.

Di bursa domestik, earning emiten Indonesia terus bertumbuh sementara harga sahamnya cenderung turun. Maka setiap koreksi adalah buying opportunity bagi longterm investor. Namun bear case scenario belum sepenuhnya hilang. Tidak banyak yang bersedia bertaruh untuk jangka panjang pada saat ini. Oleh karenanya, short-term trading masih menjadi pilihan terbaik
(Disclaimer On)(By: Krishna DS)

Apic still hold...bvic hold....cmnp cpin ok.... mdln sold done 370...kecepatan ya..hehehe.... ini posisi scalper dengan pemantauan ketat...ketat..ketat

cmnp modal 1560 done 1580 n 1590..scalper cmnp done..bvic antri 146 saja dah...sold bvic 145 done.......waiting correction...

scalper plas 1260...sold plas half 1280....

plas ok apic ok....pantau terus....

inta cpin boleh scalper

No comments:

Post a Comment