Tuesday, August 9, 2011

Gado Gado Rabu, 10 Agustus 2011

Untuk hari ke-1 Dow Rebound setelah 12 hari tertekan :

Salam winner,
IHSG ditutup pada level 3735.119, turun 115.147 points (-2.99%), dengan total value sebesar 9.4 trilyun, dimana asing net sell sebesar 952.5 milyard rupiah.

Dow : 11,239.77 +429.92 +3.98%
Nasdaq : 2,482.52 +124.83 +5.29%
Nikel : 21150 21350 0
Timah : 22650 22850 +245
CPO : RM2920 ▼74 ▼-2.47% US $965
OIL : 82.30 +0.99 +1.22%

DOW :
Target Head and Shoulder akhirnya tercapat juga
Dow rebound naik sebesar 3.89%.
Stochastic berhasil golden cross di area jenuh beli.
Namun Dow belum 100% aman, masih butuh confirmasi bbrp hari lagi
Paling tidak harus naik diatas MA5 pada level 11.354


Tip trading buat hari Rabu, tanggal 10 Agustus 2011 :
1. Setelah Dow Jones turun selama 12 hari berturut-tururt dan klimak’nya 3 hari terakhir ini, maka akhirnya subuh ini Dow rebound sebesar 3.98% (Hampir 4%).
2. IHSG sendiri sudah 2 (dua) hari mengalami tekanan besar, namun selalu mendapat perlawanan yang cukup kuat sehingga nampak ekor candle IHSG panjang.
3. Asing telah melakukan penjualan agresif selama 3 hari berturut-turut, dengan total diatas 3 trilyun lebih.
4. Harga minyak dunia sempat terpuruk pada level 78 USD, dan subuh ini sudah berada pada posisi sekitar 82 USD.
5. Kemarin sector yang paling kena tekanan adalah sector mining, karena anjloknya harga minyak tsb.
6. Bagaimana IHSG hari ini? Tentu saja hari ini hampir dipastikan IHSG akan rebound (hijau), dan asingpun akan melakukan penjualan secara mundur, artinya sekalipun asing jualan, merekapun tentu ingin harganya lebih baik.
7. Saham-saham apa yang bisa rebound? Tentu saja hampir semua saham dipastikan akan rebound cukup lumayan, terutama perhatikan saham-saham yang yang berfuktuasi agak tinggi, seperti BKSL, KIJA, ELTY, ENRG, DEWA, dlsb, tetapi waspadai saham-saham yang begini mudah terjadi profit taking sewaktu Index terkoreksi kembali.
8. Demikian juga saham-saham blue chip akan mempunyai potensi rebound yang tinggi, antara lain BBRI, BBCA, BMRI, BBNI, INDF, ASII, UNTR, MAPI, dlsb.
9. Namun untuk sector mining dan coal, potensi kenaikan tidak akan setinggi sector banking dan consumer tentunya, mengingat harga minyak yang masih sekitar 82 USD.
10. Kemarin Gubernur BI mempertahankan BI-rate pada level 6.75% (tetap), sehingga sangat baik untuk sektor banking, consumer dan property.
11. Boleh perhatikan sektor porperty terutama : ASRI, BKSL, KIJA, ELTY.
12. Waspadai bila asing kembali melakukan tekanan jual, dengan memperhatikan Index-index Asia dan Dow fut, sehingga waspada dan disiplin tetap harus ditingkatkan.
13. Apabila Dow kembali ke posisi normal diatas level 12000 dan IHSG diatas 4000, tentu saja ini akan semakin menarik, karena banyak gap down yang akan ditutup kembali. Semoga...., namun jangan lupa harapan dan kenyataan sering kali berbeda, sehingga pandai-pandai'lah melihat dan menangkap peluang, serta menjauhi ancaman.

Happy trading and good luck.

DJ Bank Indonesia Governor: Capital Inflow To Remain Strong

Dua pekan lalu, tidak ada yang terlalu peduli dengan FOMC meeting yang paling-paling menjadi meeting reguler biasa dan membosankan. Tapi FOMC semalam berubah menjadi sebuah event besar dimana dunia menantikan respon luar biasa dari The Fed untuk meredam panik pasar. Hasil meeting-nya, kepastian untuk mempertahankan fed fund rate saat ini hingga pertengahan 2013 dan membiarkan pintu QE tetap terbuka.

Kami mencoba mencari argumen lain untuk lebih optimistis dan lebih berani memberikan rekomendasi beli dan tahan untuk beberapa hari, daripada sekedar hit & run. Pertama, kebijakan The Fed tadi malam seperti memberi jaminan jangka panjang untuk pelaku carry trade merasa nyaman berada di emerging market. (next)

Kedua, hasil polling Reuters terbaru (pasca downgrade rating) atas ekonom global masih percaya ekonomi Amerika tetap bertumbuh di 2H meski melambat. Sedangkan peluang resesi hanya sebesar 25% saja. Ketiga, spending cut yang menjadi momok pertumbuhan ekonomi Amerika baru akan efektif direalisasikan tahun depan, secara bertahap akan meningkat tahun-tahun berikutnya. Keempat, Moody's kemarin mengkonfirmasi kembali peringkat utang Aaa Amerika dan tidak mencoba latah mengikuti jejak S&P. (next)

Jadi, masih cukup waktu untuk menahan posisi, mungkin sampai kita mendengar ada data baru yang negatif. Data penting terdekat adalah 'industrial production' tgl 16 Aug dan 'leading indicator' tgl 18 Aug. Lalu pasar akan kembali menantikan pidato Bernanke di Jackson Hole akhir bulan nanti. Kami mengucapkan selamat kepada member yang telah memperoleh saham-saham ini: LPCK di seribuan, ASRI di 360an, BKSL jauh dibawah 200, ASII disekitar 64000, BBCA di 7600an, GGRM di 48000an atau MAPI di 3900an seperti rekomendasi newsletter club edisi 5 Agustus. Saham tersebut masih menjadi andalan kami untuk hari ini.
(Disclaimer On) (By: Krishna DS)


CIMB menurunkan rating Perusahaan Gas Negara (PGAS) dari neutral menjadi TRADING SELL dengan target harga Rp2825 (dari Rp3800) meskipun mempertahankan forecast kami. Kami tidak melihat katalis jangka pendek sementara projek terminal LNG masih lama. Setelah conference call kemarin, kami melihat short-term weakness akan berlanjut sementara masalah harga pembelian gas masih belum jelas.

No comments:

Post a Comment